Mengetahui Harga Jasa Arsitek Desain Rumah Berpengalaman

Mengetahui Harga Jasa Arsitek Desain Rumah Berpengalaman – Menentukan harga jasa arsitek memang bisa gampang-gampang susah. Hal bisa sangat bervariatif tergantung fasilitas apa yang anda inginkan. Beberapa orang ada yang meminta desain saja.

Ada juga eberapa hanya minta gambar kerja dan RAB dan sebagian lainnya. Ini menginginkan desain lengkap plus pengawasan di lapangan ketika pekerjaan pembangunan rumah dilaksanakan.

Berikut beberapa metode yang biasa diterapkan arsitek dalam menetukan berapa Harga Jasa Arsitek Desain Rumah.

model rumah biaya 15 juta

Berdasarkan tiap meter luas bangunan

Dengan metode ini, biaya desain akan dipertimbangkan berdasarkan tiap meter bangunan yang telah didesain. Misalkan arsitek A menetapkan biaya jasa Rp. 50.000,- per meter persegi, maka ketika rumah anda telah selesai didesain dan sudah terlihat bahwa luas bangunan adalah 160m2, maka biaya jasanya adalah Rp. 50.000,- dikalikan dengan 160m2, jadi hasilnya adalah Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah).
Besaran biaya per meter untuk tiap-tiap arsitek bisa berbeda-beda, ada yang mematok harga 40 ribu, 30 ribu, bahkan ada yang sampai 150 ribu untuk perencanaan lengkap dan pengawasan ketika membangun kelak. Tapi memang tidak menutup kemungkinan harga bisa jadi sangat miring sampai menginjak harga 10 ribu. Anda juga bisa mengunjungi cara bangun rumah 50 juta ini.

Ini bisa terjadi dikarenakan fasilitas yang arsitek berikan cukup terbatas pada desain denah dan tampak saja, tidak sampai gambar kerja lengkap dan RAB-nya. Anda harus cukup berhati-hati dalam memilih arsitek untuk urusan harga jasa desain rumah. Jangan sekedar memilih yang termurah, tapi banyak fasilitas yang dikurangi dan dikerjakan secara tidak profesional.

Berdasarkan prosentase biaya konstruksi

Metode ini biasanya diterapkan pada arsitek berkeahlian khusus seperti rumah-rumah bergaya klasik yang memerlukan tingkat ketelitian dan kerumitan yang tinggi. Tidak menutup juga untuk jenis bangunan mewah lain yang juga memerlukan tingkat detail yang tinggi. Semakin tinggi spesifikasi ornamen dan material yang digunakan pada sebuah rumah, tingkat kesulitan akan semakin tinggi.

Berapa harga jasa arsitek desain rumah?

bentuk rumah dengan biaya 100 juta
Ini akan berpengaruh pada hitungan RAB yang akhirnya menentukan berapa prosentase jasa arsitek yang harus dibayarkan. Misalkan arsitek B mematok harga 3% dari total biaya pembangunan rumah (RAB). Ketika gambar desain rumah sudah jadi dan dihitung biaya pembangunannya sebesar 6 Milyar, maka biayanya adalah 6 Milyar dikalikan 3% sama dengan 180 juta rupiah.

Berdasarkan tiap jam konsultasi

Hal ini biasanya diterapkan oleh arsitek yang sudah cukup memiliki banyak pengalaman dan memiliki nama yang tenar. Arsitek seperti ini biasa digunakan oleh konsultan-konsultan arsitek kecil yang tidak memiliki tenaga arsitek ahli, tapi hanya memiliki arsitek dengan kualifikasi rendah. Anda juga bisa memiliki rumah dengan model rumah biaya 15 juta saja.

Si konsultan tidak sanggup jika harus merekrut arsitek ahli bergaji tinggi karena proyek-proyek yang didapat tidak selalu rumah mewah. Solusinya adalah konsultan ini akan berkonsultasi pada arsitek ahli hanya ketika mendapatkan proyek desain rumah yang memiliki tingkat kesulitan tinggi seperti rumah mewah.

Tapi, hal ini terjadi tidak pada sebuah konsultan saja, namun bisa juga terjadi pada perseorangan. Ada seseorang yang berkonsultasi pada seorang arsitek ahli dengan membawa gambar perencanaan yang sudah dikerjakan oleh arsitek sebelumnya.

Biasanya ini dilakukan ketika seseorang masih kurang puas terhadap kinerja arsitek sebelumnya dan masih ingin berkonsultasi pada arsitek yang lebih ahli. Biaya yang ditetapkan oleh sang arsitek ahli bisa bervariatif bergantung pada pengalaman dan spesialisasinya. Anda juga bisa memiliki rumah dengan bentuk rumah dengan biaya 100 juta ini.

Berdasarkan biaya tetap (lump sum)

Metode ini biasanya bukan ditetapkan oleh arsitek, tapi oleh klien. Beberapa orang mungkin sedikit khawatir akan biaya yang tidak fleksibel dan cenderung naik oleh karena biaya macam-macam yang ditetapkan arsitek di kemudian hari.

Solusinya ada seorang klien memutuskan untuk menggunakakan biaya jasa menggunakan metode lump-sum. Dengan metode ini sang arsitek akan menghitung secara rinci biaya apa saja yang akan ditetapkan oleh si pemilik rumah, baru memberitahukannya kenudian. Arsitek sudah tidak boleh lagi menetapkan biaya tambahan apapun yang terjadi hingga perencanaan berakhir.